Apa Kamu Termasuk Orang Yang Tepat Waktu?

Februari akhir kemarin gue bergereja di Sola Fide bareng bro-sis pahepotan. Pas di kebaktian Sekolah Sabat, ntah itu namanya sesi apa, ada pembahasan tentang “Tepat Waktu” oleh Ka Judith. Menurut gue pembahasan ini menarik banget. Dan ini bisa diaplikasikan ke berbagai aspek dalam kehidupan kita (gak cuma dalam konteks keagamaan).




Dalam bahasa Inggris, ‘punctual’ berarti ‘being on time’. Dan dalam bahasa Latinnya, ‘punctum’ berarti ‘to point / being on the dot’.



“Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.” (Ef 5:15-16)

Tuhan tidak minta kita tepat waktu hanya dalam 1 hari, ataupun dalam 1 saat. Namun 24 jam. Jadikan tepat waktu sebagai gaya hidup!

“Tepat waktu bukan sekedar untuk tidak datang terlambat ke sebuah kegiatan, namun juga mengisi hari-hari kita sesuai dengan apa yang harus dilakukan pada waktu tersebut. Apakah kita sudah mempergunakan waktu kita dengan baik?”

Di Indonesia ada istilah yang namanya jam karet. “Maleman deh”, “Abis magrib ya”, “Ntaran ya”. Siapa nih yang sering ngomong begini? 😀

Apa dampak dari jam karet? Perencanaan menjadi rusak, banyak hal yang tidak bisa digunakan dan mengganggu produktivitas.

Mohandas Gandhi adalah salah 1 orang yang sangat menghargai waktu. Bahkan sambil menunggu air, ia menggunakan waktunya sambil menghafalkan ayat-ayat. Ia pernah berkata pada anaknya, “Jangan pakai jam kalau tidak bisa mengharga waktu!”

Kembali lagi dalam konteks gereja, kita harus sadari ketika kita terlambat ke gereja maka kita merampok Allah. Merampok waktuNya. Bayangkan ketika ada tamu datang ke gereja, namun tidak ada orang di dalamnya. Apa yang akan mereka pikirkan? Apakah ini gereja? Menjadikan tepat waktu sebagai gaya hidup akan mencerminkan identitas kita.

BACA:   Hanya Punya Kepintaran Itu Sampah

Apa langkah yang perlu kita lakukan agar tepat waktu? PERENCANAAN.

1. Apa saja yang harus dilakukan?

2. Berapa lama waktu yang diperlukan?

Kalau kita sudah tau kebaktian dimulai pukul 9, perjalanan memakan waktu 30 menit, persiapan kita (makan, mandi, dll.) memakan waktu 1 jam, apakah tepat kita baru bangun pukul 8? Sudah dipastikan kita akan terlambat.

Kita takut terlambat datang ke kantor karena takut potong gaji. Lalu apakah semena-mena itu kita datang ke gereja? Datang terlambat padahal kita mau bertemu pencipta kita. Apalagi sampai tidak ke gereja. Dimanakah hormat kita terhadap sang pencipta yang maha kasih itu?

“Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu. Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.” (Ibrani 10:25, 36, 37)

Kalau bukan karena Tuhan maka kita tidak ada di dunia ini. Dan ingat, Rumah Tuhan bukanlah sekedar tempat untuk mengeluh, “Oh Tuhan.”

P.S. Sebenernya tulisan ini kena banget ke gue, tapi semoga gue (dan juga yang baca) bisa semakin lebih menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya (dalam aspek apapun). Amen!




2 thoughts on “Apa Kamu Termasuk Orang Yang Tepat Waktu?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *