Ask or Receive?

Actually, gue udah lamaaaaaa banget pengen nulis ini. Cuma antara lupa, gak sempet. Pemikiran ini selalu muncul setiap kali gue naik kereta atau transjakarta. Kalau transjakarta sih gak terlalu ya. Kadang gue gemees banget kalo liat ibu hamil atau ibu yang gendong bayi. Gue gak bilang gue gak punya hati, atau belom pernah ngerasain hamil atau entah apa. Tapi, apakah mereka gatau kalo di kereta itu ada yang namanya kursi prioritas? Padahal lorong keretanya lg kosong nih, kalo emang lagi padet ya yauda deh ya mau gak mau kan susah juga mau jalan. Tapi sering juga pas mereka naik langsung aja diem di depan kursi penumpang sehingga penumpang yang duduk mau gak mau langsung berdiri. Yang ngeselin, mukanya kayak udah maksa trus gak ngomong terima kasih lagi.




Gue gak tau juga mana yang bener dan salah tentang pembahasan ini. Teringat juga di Singapore, di MRT ada kursi prioritas juga. Tapi kalau ibu gendong bayinya gak minta duduk di kursi prioritas (bahkan), penumpangnya ya gak berdiri. Karena bisa aja si ibu itu cuma 1-2 stasiun (kemaren emang cuma deket, gak lama langsung turun).



Berikut hal-hal yang ada di pemikiran gue,
1. Apa kita terbiasa menunggu orang mengasihani kita? Lihat cerita yang pernah gue tulis disini.
2. Apa mereka gak tau kursi prioritas dimana? Tapi rasanya gak mungkin juga.
3. Apa kita gak berani minta apa yang kita butuhkan? Soalnya gue mikir juga, banyak orang Indonesia, selalu mengharapkan pertolongan orang lain. Tanpa berani menyatakan yang kita butuhkan. Kapan kita bisa survive??
4. Apa kita gak berani mengungkapkan yang benar? Gue juga kadang suka begini nih. Ini juga salah 1 masalah utama di Indonesia. Terkadang kita yang melihat kejadian ini, gak berani bilang, “Bu, ke sebelah sana disana ada kursi prioritas untuk ibu hamil atau ibu membawa balita.” Tapi kita malah cuma diem ngeliatin. Bodohnya! 🙁

BACA:   Si Nemo: Tips Mencari Rumah & Pengalaman Beli Rumah Dengan KPR

Kayak cerita belum lama ini, penumpang kereta jurusan Tabang-Serpong yang sampe rame di berita karena update di Path itu. Gue yakin, itu kebetulan aja dia jadi korban dan lagi apes. Orang yang ngata-ngatain dia juga pasti belum tentu langsung reflek ko kalau ngeliat ibu hamil atau ibu membawa balita. Apalagi kita para wanita yang berada di gerbong wanita. Pasti pada cuek banget. Gue gak bermaksud nyindir siapa-siapa. Hanya mau supaya pemikiran kita lebih terbuka aja dengan hal-hal yang sering terjadi di sekitar kita.

Kamu termasuk yang mana? Mencari apa yang kamu butuhkan atau hanya menunggu pertolongan dari orang disekelilingmu.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *