Cinta Sejati

Aristoteles  : “Apakah cinta sejati itu?”




Guru : “Berjalanlah lurus di taman bunga yang luas. Petiklah 1 bunga yang menurutmu terindah. Dan ingat, jangan pernah berbalik ke belakang!”



Kemudian Aristoteles melaksanakannya dan kembali dengan tangan hampa.

Guru : “Mana bunganya?”

Aristoteles : “Aku tidak bisa mendapatkannya. Sebenarnya aku telah menemukannya tetapi aku berpikir di depan sana akan ada yang lebih bagus lagi. Ketika aku telah sampai di ujung taman, aku baru sadar bahwa yang aku temui pertama itu adalah yang terbaik. Tetapi aku tidak bisa kembali lagi ke belakang.

Guru : “Seperti itulah cinta sejati. Semakin kau mencari yang terbaik maka kau tak akan pernah menemukannya. Jika kau sudah menemukan cinta dan  terikat dalam sebuah hubungan, janganlah sekali-kali mencoba tuk berpaling ke lain hati karena itulah awal sebuah kehancuran. Jangan pernah mengabaikan cinta yang sudah kau raih hanya karena pesona cinta semua di sekitarmu. Kamu hanya melihat keindahan permukaannya saja.”

Perhatianmu kepada cinta yang lain biasanya melebihi dari cinta yang telah kau dapat. Itulah yang mengawali sebuah perselingkuhan hati. Hentikan jika itu sudah merasukimu, kembalilah kepada cintamu.

“Jangan pernah sia-siakan cinta yang pernah tumbuh dihatimu. Karena waktu tidak akan pernah berputar dan kembali.”

BACA:   Pelayanan Surabi (Tanjung Anom)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *