Hampir Tertipu: Penipuan Mandiri E-Cash

Sebenernya gue ga pernah ada rencana untuk nulis tentang E-Cash. Tapi karena penipuan ini baru saja dan hampir terjadi menimpa ade gue Jumat lalu, jadi gue harus share ini supaya setidaknya mengurangi jumlah korban diluar sana. Karena ternyata orang terdekat gue hampir kena!

Pertama kali gue denger E-Cash adalah bulan Juli 2018. Kebetulan saat itu gue lagi cari jenis tabungan di Bank Mandiri yang free biaya bulanan. Dengan alesan gue udah kebanyakan rekening hahaha. Rekening Mandiri ini cuma difungsikan buat bisnis, karena lumayan banyak buyer Chibi yang cuma punya rekening Mandiri.


Akhirnya gue temukanlah produk layanan dari Mandiri, yaitu E-Cash. Jadi biar temen-temen juga tau, gue sedikit kasih gambaran tentang E-Cash ya.

  1. E-Cash menggunakan nomor rekening sesuai dengan nomor hape kita (diawali dengan angka 80 terlebih dahulu)
  2. Cara sign up nya mudah, cukup download aplikasi Mandiri E-Cash di hape (tapi tetep harus ke CS untuk aktivasi)
  3. E-Cash cuma bisa transfer ke sesama Mandiri
  4. E-Cash cuma bisa transfer uang keluar dari aplikasi di hape, tidak bisa dari ATM
  5. E-Cash bisa menerima uang masuk darimana saja (baik dari rekening Mandiri atau non-Mandiri)
  6. Bisa tarik tunai di ATM Mandiri tanpa kartu ATM
Menu E-Cash
Timeline / Mutasi Rekening
Kekurangan saat dana masuk, nama pengirim & berita tidak tampil
Tapi saat kita transaksi keluar, di rekening tujuan bisa membaca berita yang kita tulis

Waktu gue lagi berencana bikin E-Cash, gue juga sempet ngobrol sama 2 temen. Mereka berdua pake rekening Mandiri, tapi mereka ga tau tentang E-Cash ini (padahal mereka anaknya cukup up to date ceilee). Di saat itu, karena gue mau buka rekening E-Cash, kami udah googling maksimal. Sampe kami juga udah sempet baca berita tentang penipuan yang mengatasnamakan E-Cash. Jadi gue mengambil kesimpulan, masih banyak orang yang ga terlalu tau tentang informasi E-Cash ini.

Hati-hati kalau temen-temen ga banci googling, ga melek teknologi dan ga jeli dalam membaca gambar / informasi, harus waspada gengs. Jangan sampai tertipu.

Kembali ke topik penipuan yang sering terjadi.

BACA:   #CafeReview: B'Steak, Cerita & Cyrano Cafe

Biasanya begini alur ceritanya.

Kita memasarkan sesuatu di socmed, lalu datanglah buyer (re: penipu).

Mereka akan bilang tipuan seperti ini,

  1. Saya transfer dari Mandiri E-Cash / Mandiri Bisnis
  2. Karena buyer transfer dari E-Cash, penerima harus memasukkan kode OTP (dari si penipu)
  3. Uang transferan hanya bisa diterima kalau penerima memasukkan kode OTP di mesin ATM Mandiri sekarang
  4. Di rekening penerima harus ada saldo minimal Rp 500rb, baru uang bisa diterima

Misal temen-temen udah terima pernyataan di atas, FIX MEREKA ADALAH PENIPU.

Berikut informasi yang benar,

  1. Kalau buyer mau transfer dari Mandiri E-Cash, ya transfer saja (ga perlu diinfokan ke kita, karena itu bukan informasi penting)
  2. Transaksi masuk dan keluar yang gue contohkan di atas (yang 10rb dan 20rb itu), bisa dilakukan dimanapun temen-temen berada, mau lagi buang air kek, mau lagi masak kek
  3. Kalau uangnya emang udah masuk ke rekening Mandiri, ya mau ambil sekarang / bulan depan, itu suka-suka kita
  4. Tidak ada aturan penerima harus punya saldo minimum 500rb baru uang bisa diterima

Setelah mereka bilang poin 1-4, mereka juga akan kirim gambar yang seolah screenshot dari Bank Mandiri tapi itu adalah editan dan juga bukti transfer yang juga editan.

Screenshot editan

Kita diminta melakukan penerimaan dana dengan step tipuan dari penipu.

  • Disuru pake Bahasa Inggris, supaya ga ngerti
  • Disuru top up, padahal kan kita mau ngambil dana
  • Disuru masukin OTP tapi Rp (perhatikan bagian ini)
  • Disuru dana saving, disinilah saat dimana duit korban raib
  • Disuru harus ada saldo 500rb
  • Disuru penarikan dana langsung ke ATM Mandiri, supaya kita ngelakuin step di atas

Belum tentu semua penipu akan kirim gambar di atas. Bisa juga via chat / ketikan, tapi isi chatnya akan kurang lebih sama. Jadi screenshot editan di atas adalah step yang diberikan penipu kepada korban supaya transfer uang senilai “kode OTP” ke rekening penipu.

BACA:   Lantaran Tidak Patuh

Uang senilai kode OTP maksudnya gimana tuh?

Bukti transfer editan

Temen-temen jangan sampe terkecoh dengan bukti transfer ini. Mungkin kalian akan mikir, “DARIMANA KERTAS INI BISA MUNCUL?” Jawabannya ini adalah EDITAN. Perhatiin posisi foto kertasnya ga lurus, tapi tulisannya tetap lurus-lurus. FIX PENIPUAN.

Ade gue yang lagi dalam proses hampir tertipu

Penipuan yang sedang terjadi dari kasus di atas adalah,

  • Buyer / penipu mau transfer sejumlah 4,2 juta ke rekening penjual
  • Uang baru bisa masuk ke rekening penjual, asalkan ada saldo minimum 500rb
  • Sebenernya 500rb itu hanyalah kecohan, itu adalah nominal yang mereka mau ambil dari rekening kita
  • Supaya meyakinkan, penipu mengirimkan bukti transfer editan seolah-olah mereka sudah betul-betul transfer
  • Mereka menipu dengan mengatakan, dana bisa masuk ke rekening kita kalau kita memasukkan kode OTP di mesin ATM sekarang juga
  • Mereka juga akan menginfokan nomor E-Cash mereka, supaya ceritanya uang transferan dari penipu bisa masuk ke rekening kita
  • Pada bukti transfer editan juga ada kode OTP yang dimana itu adalah kecohan
  • Karena sesungguhnya korban lagi ditipu dengan diminta transfer uang senilai Rp 510,120 ke rekening E-Cash penipu itu
  • Mereka manipulasi nominal transfer ke penipu, dengan mengatakan itu adalah kode OTP

See?


Buat orang-orang yang ga familiar dengan E-Cash, OTP, bahasa Inggris, atau mungkin lagi panik karena BU, akan riskan untuk ketipu.

Tapi temen-temen jangan takut / nolak misal si buyer emang betul-betul kirim uang dari E-Cash. Kalau bukan penipu, mereka palingan cuma akan bilang, “Saya akan transfer dari rekening Mandiri E-Cash” atau tanpa mereka harus bilang-bilang pake E-Cash pun sebenernya ga ada masalah. Asal ga pake embel-embel kayak di atas. Selama temen-temen ga diminta ke ATM saat itu juga dan ga dibohongi dengan statement harus ada saldo minimum 500rb baru duit bisa masuk, everything is fine 🙂

BACA:   XII IPS I - Regina Pacis

Oh ya tertinggal, mungkin ada juga yang kurang paham tentang OTP. OTP adalah One Time Password. Password yang digunakan 1x saja untuk verifikasi. Biasanya password dikirimkan melalui sms / email. Dan inget, jangan pernah kasih kode OTP ke siapapun. Misal ada telepon, lalu mengaku-ngaku CS Bank A, atau dari CS Operator A, jangan pernah kasih kode OTP. Hal ini serupa saat maraknya pencurian saldo Go-Pay. Dibilangnya kita dapet saldo Go-Pay, sehingga harus menginformasikan kode OTP yang masuk ke sms. Padahal setelah kita kasitau kode OTP tsb, saldo Go-Pay kita tercuri.

*Update per Sep 27

Temen gue kasih screenshotan WA dia dengan temennya lagi yang udah sempet raib duitnya 500rb. See? 🙂


Well gengs, sekian dulu yang bisa gue share kali ini. Be aware guys and don’t forget to click the share buttons.

Buat yang lagi nungguin update-an blog post Jepang, huaaa ku meminta maaf mandek di Day 2. Hahaha 😀 Secepatnya akan kulanjutkan, okeehh! 😀




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *