Kamu Termasuk Tipe Traveller Yang Mana?

Kamu termasuk tipe traveller yang mana?




Backpacking, flashpacking or luxury? Pastinya gue ga tipe luxury sih, ntah karena duitnya belum sampe disitu atau emang ga tipenya begitu. Hahaha ūüėÄ Tipe luxury / tourist¬†adalah kaum penggemar jalan-jalan yang tidak mau repot-repot mengurus tek tek bengek perjalanannya dan menyerahkan semuanya kepada biro perjalanan dengan konsekuensi harus terikat jadwal dan agenda tur yang kaku. Dan mereka cenderung ingin perjalanan liburan yang nyaman walaupun mengeluarkan biaya mahal. Soalnya gue pernah tanpa sengaja ngobrol sama temen gue dan dia dengan amat sangat terbuka (dan jujur) bilang, “Kalau gue ga bisa pergi jalan-jalan yang low budget, tempat tinggal pas-pasan, service menengah ke bawah. Gue sadar gue anaknya emang ribet.” Tapi bagus, he knows himself well.



Tapi dibilang backpacking engga juga. Backpacker adalah kaum penggemar jalan-jalan yang mencintai kebebasan waktu tetapi sangat berorientasi kepada anggaran (budget oriented). Kalau gue baca-baca, backpacking identik dengan pergi berlibur tanpa perencanaan atau persiapan yang matang (tidak sematang flashpacking). Mungkin mereka sudah mendata tempat wisata mana saja yang akan dikunjungi namun urutan tempat yang dituju belum fix, tempat tinggal juga bisa jadi belum fix. Bermodalkan nekat.

Gue cenderung masuk tipe flashpacking. Bisa dibilang ini perpaduan antara backpacking (dari sisi budget) juga flashpacking (dari sisi waktu). Flashpacker itu kayak backpacker yang ‘naik kelas’. Flashpacker adalah kaum penggemar jalan-jalan yang menghargai kenyamanan, tetapi belum tentu selalu mencari kemewahan dalam setiap perjalanannya. Flashpacker lebih memilih untuk merencanakan jadwal dan agenda perjalanannya serta mengurus sendiri semua kebutuhan perjalanannya supaya dapat mendalami dan memahami suatu destinasi dengan lebih baik dan dalam waktu perjalanan yang lebih fleksibel. Bagi¬†seorang flashpacker, berpergian tidak mutlak harus dengan full service airlines yang mahal apabila memang tersedia budget airlines dengan harga tiket terjangkau. Toh dengan low budget bisa sama-sama mencapai tempat tujuan. Selain itu, flashpacking biasanya¬†memenuhi keempat karakter berikut,

  1. Self Organized : Direncanakan dan diorganisir oleh para peserta sendiri
  2. Experience Oriented : Berorientasi terhadap pengalaman atau tujuan perjalanan
  3. Value Convenience & Comfort : Menghargai kemudahan dan kenyamanan
  4. Time Conscious : Berusaha memanfaatkan waktu perjalanan dengan sebaik-baiknya
BACA:   [HITS IMOGIRI++] Liburan Murah Tapi Ga Murahan

Biasanya juga seorang fashpacker adalah kaum penggemar jalan-jalan yang memiliki pekerjaan tetap dengan tingkat penghasilan cukup (catatan : tidak segembling backpacker kalau jalan-jalan) tetapi memiliki waktu libur yang terbatas, sehingga berusaha memanfaatkan waktu perjalanannya dengan sebaik-baiknya untuk mendapatkan perjalanan yang berkesan atau memorable.

Kalau yang di atas tadi kan melihat dari sisi anggaran dan waktu. Berbeda jenis kalau kita melihatnya dari tujuan berlibur.

1. The Collector

the-collector

Tipe traveler yang satu ini adalah seseorang yang suka bepergian dari tempat satu ke kota, negara atau tempat lainnya. Biasanya mereka ingin mengetahui hal-hal yang baru dari suatu tempat tersebut dan mereka akan selalu mengingatnya secara detail mulai dari tempat makan, penginapan bahkan sampai nama jalan yang ada disana dan akan menceritakannya kembali pada saat pulang berlibur.

2. The Conformist

4_volunteer1-1-teamnomad

Tipe Traveler Conformist ini merupakan tipe yang selalu menguntungkan lingkungan dan lebih memilih perjalanannya bertujuan untuk kepentingan sosial. Namun, beberapa dari mereka pun kebanyakan lebih suka bepergian ketempat-tempat yang ekstrim dan sangat terpencil.

3. The Thrill-seeker

extreme-travel-category-adventureherald

Dari namanya saja kita sudah bisa menebak, kalau tipe Thrill seeker ini lebih cenderung menyukai alam terbuka dan liburan yang lebih menantang adrenalin mereka. Tipe traveler ini lebih senang menghabiskan waktu liburannya dan mencari daerah yang belum dan hampir tidak banyak orang yang berkunjung kesana.

4. The Escapist

Picture by: harberdar.com

Tipe yang satu ini mungkin sudah hampir dan sering kamu ketemui di sekelilingmu, tipe The Escapist ini hanya berlibur dikala mereka merasa jenuh, patah hati, mempunyai masalah, stress dan juga ingin merasakan hal baru. Semakin mereka berlibur ditempat asing, semakin bersemangat dan mereka dapat menenangkan diri dari lingkungan sekitar.

BACA:   Tips Memilih Penginapan Murah dan Strategis di Hong Kong

5. The Self-improver

Picture by: hackcrow.com

Tipe yang kelima ini, lebih senang melakukan liburan sendiri dan bertemu banyak orang ditempat liburannya nanti. Mereka cenderung lebih suka untuk mencoba hal-hal ekstrim dan baru sendirian ketimbang harus beramai-ramai untuk mencari hal baru.

6. The Pilgrim

picture by: shemazing.net

Tipe Pilgrim ini biasanya adalah sekumpulan anak remaja yang berkelompok untuk berlibur bersama, biasanya mereka pergi ketempat-tempat mainstream dan Hype supaya tidak ketinggalan jaman. Banyak dari mereka yang lebih suka pergi ketempat-tempat yang sudah banyak dan orang sering kunjungi, tujuannya adalah biar terlihat eksis dan dibilang keren.

7. The Pioneer

Picture by: wild movie 2014

Kalau tipe yang ketujuh ini mungkin agak berbeda dari yang lain, karena The Pioneer akan mengunjungi tempat-tempat anti-mainstream dan belum banyak orang yang tahu, kemudian mereka memublikasikannya melalui akun social media mereka supaya banyak orang yang mengetahuinya dan bisa dibilang sebagai trendsetter. Biasanya kebanyakan dari mereka adalah Backpacker yang memiliki jiwa fisik yang kuat dan tahan banting untuk menjelajah alam.

8. The Occasional

Picture by: rukes.com

Tipe Occasional ini biasanya hanya melakukan perjalanan dikala ada alasan untuk berlibur seperti, ingin merayakan honeymoon, menonton konser di Kota atau Negara lain, menonton pertandingan Olahraga. Tempat yang dikunjungi pun sudah cukup mainstream dan kebanyakan mereka hanya bepergian dalam waktu yang sangat singkat.

9. The Oblivious

Picture by: dailymail.com

Tipe ke-9 ini adalah traveller yang paling menyedihkan, mereka tidak memperdulikan kemana mereka berlibur, yang terpenting adalah hanya pergi ketempat baru dan sebagian dari mereka mungkin hanya menghabiskan waktunya di kamar tanpa berkeliling ke sekitar untuk melihat tempat-tempat disekeliling.

10. The Genuinely Curious

Picture by: gapyear.com

Tipe yang terakhir ini masuk dalam kategori traveller yang sangat menyukai pengalaman baru dan mencoba hal-hal yang baru. Biasanya mereka akan bepergian ke kota, negara dan tempat yang baru dalam waktu yang berdekatan dan terus bereksplorasi ditempat yang mereka kunjungi.

BACA:   [Bikin e-Paspor] Ditolak Sistem! - Part 2

Kalau gue sih, gabungan dari The Collector, The Genuinely Curious, dan a liitle bit of The Oblivious (gak perduli kemananya, yang penting ke tempat baru). Dan kamu termasuk yang mana? ūüėÄ

Sumber: Pergi Dulu, Hipwee, Flashpacker Indonesia, Reservasi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *